Amanat yang disampaikan oleh Chairil Anwar pada puisi Aku yaitu Manusia harus tetap tegar, kokoh, terus berjuang, pantang mundur meskipun banyak rintangan yang menghalang. Kelebihan karya sastra puisi Aku terdapat pada tema, makna, suasana, majas, citraan, dan amanat.
Unsur Intrinsik Puisi Do’a karya Chairil Anwar yaitu : Tema : Hubungan Manusia dengan Tuhannya. Nada : Sedih. Rasa : Rindu, Penyesalan. Amanat : 1. Tuhan akan mengampuni hambanya sebesar apapun dosanya asalkan benar-benar bertaubat. 2. Selalu mendekatkan diri pada Tuhan. 3.
membandingkan persamaan dan perbedaan terhadap puisi Ana>karya Na>zik Al-Mala>`i kah dengan puisi Aku karya Chairil Anwar meliputi isi atau struktur batin dan struktur fisik. (2) Mendeskripsikan sejarah terhadap kedua puisi tersebut dan budaya yang melatari kedua puisi tersebut.
Modul Guru Pembelajar Bahasa Indonesia SMP Kelompok Kompetensi Profesional J 32 j Amanat Amanat dalam Puisi ‘Aku’ karya Chairil Anwar yang dapat saya simpulkan dan dapat kita rumuskan adalah sebagai berikut : Manusia harus tegar, kokoh, terus berjuang, pantang mundur meskipun rintangan menghadang. Manusia harus berani mengakui keburukan
Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan penyair melalui puisinya. Contoh amanat dalam puisi ‘Doa’ karya Chairil Anwar adalah manusia yang sering berbuat dosa agar bertobat dan kembali pada Tuhan. c. Perasaan. Perasaan adalah sikap batin penyair yang diekspresikan dalam puisinya.
Adik : Sudahlah, Kak. Pak Ami : Mungkin sudah saatnya. (menelungkupkan foto yang ia genggam lalu berdiri) Adik : Makanlah dulu sana! Sudah beberapa hari ini kau tidak memakan nasi sesuap pun. Pak Amir : Aku tak ingin menjadi gila karena hal ini. Baca Juga : Sinopsis Drama Sudah Gila. Baca Juga.
mendampar Tanya: aku salah? kulihat Tubuh mengucur darah aku berkaca dalam darah terbayang terang di mata masa bertukar rupa ini segara mengatup luka aku bersuka Itu Tubuh mengucur darah mengucur darah. 12 November 1943
Selama kau darah mengalir dari luka. Antara kita Mati datang tidak membelah. ANALISIS. A. Saduran/ Parafrase Puisi Sajak Putih. Kita bersandar pada tari warna pelangi kala itu. Kau duduk didepanku dengan bertudung sutra, sambil menikmati senja kala itu, aku menatapmu. Terlihat dihitam matamu mawar dan melati berseri, menandakan cinta yang tulus
Sajak-sajak yang terkumpul dalam Kerikil Tajam banyak berisi ungkapan perasaan tentang cinta dan kehidupan yang tragis. Pada Yang Terempas dan yang Putus sajak-sajak Chairil banyak berisi mengenai kepahlawanan dan ajal. Dari kumpulan sajak ini ada delapan sajak yang juga dimuat di dalam kumpulan Deru Campur Debu, yaitu "Sia-sia", "Aku" (Kalau
Puisi Konser 100 Tahun Chairil Anwar di Tiga Kota. Puisi Doa Chairil Anwar: Kepada pemeluk teguh Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namamu Puisi Doa Chairil Anwar
nhfsP1.