Caramerawat kompor gas quantum ~ Layanan service kompor Quantum bisa menghubungi nomor -800-1401-305. 12262016 Cara kedua ialah menghubungi service centre kompor gas Quantum. Indeed lately is being hunted by consumers around us, perhaps one of you. People are now accustomed to using the internet in gadgets to view image and video information for inspiration, and according to the title of the
BeliProduk Kompor Gas Elektrik Berkualitas Dengan Harga Murah dari Berbagai Pelapak di Indonesia. Tersedia Gratis Ongkir Pengiriman Sampai di Hari yang Sama. Hasil pencarian "Kompor Gas Elektrik" 78 barang. PULSE IGNITION AC Pemantik ELEKTRIK Kompor Gas-Pemantik Ariston-Modena. Rp36.500. 5 Terjual 7 Jakarta Utara. SA grosir
Andahanya perlu menekan tombol pemantik api menggunakan satu tangan dengan tangan lainnya memutar knop kompor ke arah jarum jam yang berlawanan hingga ke posisi tanda pengaturan api besar. Selanjutnya, yang harus Anda perhatikan ketika api di tungku kompor sudah nyala, jangan lepaskan tangan Anda yang masih berada di kenop atau panel kontrol.
DapatkanDiskon 50% untuk pembelian PEMANTIK GAS | KOREK API KOMPOR GAS ELEKTRIK | ELECTRIC LIGHTER JL-867. Beli Produk Perlengkapan Dapur Hanya di Blibli. ️ 15 hari retur
Andahanya perlu memutar pada tombol on dan off dibagian depan kompor untuk pemantik api. Mamah sih belum tau apa keunggulan pemantik elektrik dibandingkan yang magnetik. Source: kompor gas yang menggunakan baterai sebagai penghasil listrik dan nantinya akan mengubah gas yang keluar dari burner kompor menjadi api.
Kalaupemantiknya rusak, sebagian besar kompor gas masih bisa dinyalakan dengan korek api atau geretan. Putar kenop ke Medium, kemudian nyalakan korek api atau geretan. Pegang korek atau geretan mendekati bagian tengah alat pembakar, tunggu 3-5 detik sampai alat pembakar menyala. Tarik tangan Anda secepatnya agar tidak terbakar. [3]
Bateraipada kompor gas berfungsi untuk menghasilkan listrik untuk kemudian mengubah gas dari burner menjadi api. Ini disebut juga dengan pemantik otomatis. Meskipun baterai adalah sumber daya namun baterai atau pemantik elektrik ini tidak dapat digunakan untuk menambah daya panas pada kompor. Bagian-bagian kompor gas komersil
JualBeli Kompor Pemantik Kompor Gas Elektrik. Tersedia Produk aman dan mudah, jaminan uang kembali 100% di Bukalapak.
Pastikannozel kaleng butana bisa masuk dengan pas ke bagian dasar pemantik api. Posisinya harus tegak dengan pemantik api, dan berada di atas kaleng. Sebaiknya masukkan nozel, kemudian jungkirkan seluruhnya sehingga pemantik api berada di bawah kaleng. Sekarang, tekan sampai Anda merasakan logam pemantik api mendingin.
BeliPeralatan Pemantik Kompor Gas Elektrik Online berkualitas harga murah April 2022 di Tokopedia! ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Kurir Instan ∙ Bebas Ongkir ∙ Cicilan 0%.
UN2tE. HomeSolusiCara Memperbaiki Pemantik Api Kompor Gas yang Tak Mau MenyalaKita memang terbantu sekali dengan ditemukannya kompor gas. Berkat kompor gas ini, aktivitas masak-memasak pun menjadi jauh lebih praktis. Kita tak perlu lagi menyalakan kayu bakar yang membutuhkan waktu lama, skill tinggi, dan pastinya sangat merepotkan. Bandingkanlah dengan kompor gas yang hanya perlu diputar tombol knopnya saja ke posisi on, maka api pun langsung mfburnersdsdsenyala. Bahkan kita pun dapat mengatur besar kecilnya nyala api sesuka hati dengan gas sudah dilengkapi dengan pemantik api sehingga kita tidak perlu menggunakan korek api lagi untuk menyalakannya. Pemantik api ini bersifat elektronik yang bekerja dengan memercikkan bunga api ketika kita memutar knopnya. Kadang-kadang pemantik ini tidak mau menghasilkan bunga api meskipun kita sudah mencoba memutar knop kompor gas berkali-kali. Akibatnya adalah api pada kompor gas pun tidak dapat menyala. Solusi sementara yaitu Anda bisa memakai korek beberapa faktor yang menyebabkan pemantik api tidak menyala, antara lain Pemantik terpapar sinar mentariKabel pemantik terlepas/terputusSaluran pemantik terhambat kerakKondisi ujung pemantik kotorBaterai pada pemantik sudah habisPosisi pemantik api bergeserPemantik sudah aus atau rusakTernyata cukup gampang kok untuk memperbaiki masalah pemantik api pada kompor gas yang tak mau menyala. Di bawah ini solusi-solusi yang bisa Anda coba!Perbaiki Kabel yang Terlepas/TerputusTanpa Anda sadari, pemantik api pada kompor dilengkapi dengan kabel sebagai media penghantar listrik dari baterai sebagai sumber tenaganya. Tapi beberapa kabel pada produk kompor gas kerap ditemukan hanya menempel begitu saja pada body kompor bagian dalam. Kabel tersebut tidak diletakkan di tempat khusus. Akibatnya kabel ini pun gampang terlepas atau terputus ketika Anda mencoba menggeser atau memindahkan kompor gas. Solusinya yaitu Anda harus memasang kembali kabel pemantik api ini pada tempatnya yang Ujung Pemantik yang KotorPada dasarnya, prinsip kerja pemantik api pada kompor gas mirip seperti busi pada motor. Untuk dapat menghasilkan bunga api, maka kondisi ujung pemantik api ini harus bersih dan tidak terhalangi kotoran. Apabila kondisi pemantik ini kotor, maka bunga apinya pasti tidak akan mau keluar. Biasanya sih kotoran ini bersumber dari kompor gas yang jarang dibersihkan, kotoran-kotoran hewan dan serangga, atau tumpahan masakan. Cara mengatasinya yaitu Anda bisa membersihkan ujung pemantik yang kotor ini dengan mengampelasnya beberapa Posisi Pemantik dan Jalur GasJika pemantik api masih bisa bekerja, namun ketika Anda mencoba menyalakan kompor gas, apinya tak dapat keluar. Kemungkinan besar penyebabnya adalah posisi antara pemantik api dan jalur gas tidak sesuai. Hal ini mengakibatkan tidak terjadinya proses pembakaran karena bunga api tidak bisa bertemu dengan gas sebagai bahan bakar. Anda harus menyesuaikan kembali posisi antara pemantik api pada kompor gas dengan jalur gasnya. Cobalah sedikit memepetkan posisi pemantik api tersebut dengan jalur gasnya agar bisa Baterai yang Baru ke PemantikIni adalah salah satu faktor penyebab matinya pemantik api pada kompor gas tapi tak sedikit pengguna yang tidak menyadarinya. Kenyataannya memang komponen pemantik api menggunakan baterai untuk mendukung kinerjanya. Baterai ini menghasilkan energi listrik yang dimanfaatkan oleh pemantik untuk menciptakan bunga api. Ketika bunga api ini bertemu dengan gas, maka terciptalah nyala api di kompor. Namun bila kapasitas energi di dalam baterai ini sudah habis, maka pemantik pun tak mampu membuat bunga api. Silakan Anda ganti saja baterai yang tertanam di Pemantik yang Telah RusakKalau Anda sudah mencoba semua cara di atas namun hasilnya nihil, maka kemungkinan besar pemantik api pada kompor gas Anda sudah mengalami kerusakan. Penyebabnya sih ada banyak sekali ya. Mulai dari kompor gas yang sering terpapar sinar matahari secara langsung sehingga mengakibatkan magnet yang ada di dalamnya melemah, pemantik api yang mengalami konsleting listrik, kondisi pemantik yang sudah aus, hingga pemantik tersebut memang sudah habis masa pakainya. Tidak ada solusi lain selain mengganti pemantik yang telah rusak tersebut.
Skema pemantik elektrik kompor gas mungkin sudah menjadi hal yang umum dikenal. Sebab, pemantik fungsinya hampir sama dengan korek. Siapa yang tak tahu benda yang satu ini? Anda tentu tahu apa itu korek. Korek adalah alat untuk memantik api. Berbagai jenis pemantik yang umum digunakan antara lain, pemantik kayu atau korek api kayu, pemantik gas, pemantik elektrik atau plasma. Masing-masing pemantik tersebut ada yang dimanfaatkan di industri kompor gas untuk menunjang teknologi pemantik kompor yang bekerja aman, cepat, dan hemat. Diantaranya ada yang memanfaatkan efek piezo-listrik, jaringan listrik hingga daya dari baterai yang bekerja menghasilkan percikan api dari pemantik hingga menyalakan api di tungku kompor. Mulai dari pemantik kompor gas dengan pengapian manual maupun yang otomatis, kira-kira Anda termasuk pengguna kompor gas dengan sistem pengapian mana nih? Karena kompor dengan pengapian otomatis Anda tentu memiliki skema pemantik yang berbeda dengan skema pemantik kompor gas pengapian manual. Nah, bagi Anda yang sudah biasa menggunakan kompor gas, sebaiknya Anda tahu cara kerja pemantik kompor gas. Baik dengan sistem pengapian manual atau pun yang sudah menggunakan sistem pengapian berteknologi one hand ignition atau otomatis. Hal tersebut dapat memudahkan Anda, ketika pemantik kompor mendadak tidak berfungsi. Dengan mengetahui cara kerja pemantik kompornya, Anda tidak akan khawatir bila pemantik mati. Bahkan, menariknya lagi, Anda pun menjadi lebih paham bagaimana cara mengatasinya. Baca juga efek samping kompor listrik, sebagai bahan pertimbangan Anda dalam memilih alat masak ini. Mengenal skema pemantik kompor gas manual! Mungkin tak banyak orang yang tahu termasuk Anda, jika pemantik kompor gas manual bekerja menggunakan berbagai komponen seperti, palu pelor pemantik kompor gas, kabel magnet pemantik, jarum pemantik, dan juga As pemantik. Berbagai komponen mesin pemantik tersebut kemudian bekerja dengan menggunakan efek piezo-listrik sebagai cara untuk menciptakan percikan listrik yang bisa menyalakan gas di lubang pemantik yang mudah terbakar. Bayangkan, apa yang terjadi jika Anda punya korek api kayu. Gesekan antara kepala korek dengan lapisan bahan sulfur dan bubuk potasium yang mudah terbakar di kemasan korek api tentunya bisa menghasilkan percikan api. Sama halnya dengan cara kerja alat pemantik kompor gas manual. Yang menggunakan percikan listrik dari komponen seperti kabel, jarum, palu, dan as pemantik yang bisa menyulut aliran gas yang ada di ujung lubang pemantik hingga dapat menghasilkan api. Selanjutnya api yang sudah tersulut dari lubang pemantik akan menyembur ke luar ke arah di mana aliran gas berada. Yakni di bagian tungku kompor. Faktanya, fenomena itu bisa terjadi karena efek piezo-listrik. Material ini biasa disebut dengan Kristal Piezo-listrik yang ada di palu pegas yang memiliki tombol. Bila tombol tersebut Anda tekan, maka akan menghasilkan tekanan bertegangan hingga 800 volt. Karena tegangan tinggi inilah udara terionisasi dan menjadi jalur Pelepasan listrik dalam bentuk percikan api. Percikan api kemudian menyulut gas yang mudah terbakar dari kompor sehingga menghasilkan nyala api. Pahami cara menyalakan kompor listrik sesuai prosedur di buku petunjuk. Menambah pengertian bagi yang belum tahu Teknik Pancingan Memantik Gas Jika api tak menyala karena terjadi kerusakan pada pemantik kompornya, maka untuk sementara Anda bisa menyalakan api di tungku kompor gas secara manual menggunakan pemantik yang tidak terpasang di kompor gas Anda. melainkan, menggunakan pemantik gas atau korek api kayu yang bisa Anda beli di berbagai marketplace ternama. Caranya, buka aliran gas ke tungku api dengan memutar panel kontrol atau kenop ke tanda api sedang, kemudian nyalakan korek gas atau korek api. Arahkan korek ke bagian tengah kompor, selanjutnya tunggu selama 3-5 detik sampai gas di kompor tersulut oleh api dari pemantik dan api di tungku kompor gas Anda akan menyala. Bila api di tungku kompor Anda sudah menyala, lakukan gerakan cepat untuk menjauhkan tangan Anda menghindari api kompor. Hal tersebut penting dilakukan guna mencegah resiko tangan Anda terbakar. Akan lebih aman jika korek gas yang Anda gunakan memiliki gagang yang panjang. Jika menggunakan korek api kayu lebih baik tidak langsung mengarahkan korek api kayu yang sudah menyala ke tungku kompor gas. Itu sangat beresiko, Anda bisa terbakar. Lebih baik jika korek api kayu yang sudah nyala itu segera digunakan untuk membakar lidi yang sudah diberi cairan minyak. Jika api di lidi sudah nyala, silahkan Anda arahkan ke tungku kompor gas Anda. Tak hanya mengenal skema pemantik kompor gas dengan sistem pengapian manual, Anda juga bisa mengenali skema pemantik kompor gas dengan sistem pengapian otomatis berikut ini. Bisa jadi Anda perlu pahami cara memperbaiki kompor gas yang tidak menyala, siapa tahu artikel kami ini adalah solusi bagi Anda Mengenal Skema Pemantik Kompor Gas Otomatis! Kompor gas kini dikenal memiliki dua jenis varian. Varian kompor gas otomatis artinya kompor gas dengan pengapian otomatis. Sedangkan kompor gas manual berarti menggunakan pengapian manual. Kini, lebih populer dengan istilah kompor gas manual dan kompor gas otomatis. Penasaran kan, dengan cara kerja pemantiknya. Kompor gas dengan sistem pengapian otomatis yang hanya dapat berfungsi jika ada jaringan listrik yang tersambung ke kompor. Jaringan listrik tersebut juga harus mempunyai tegangan listrik yang sesuai dengan kebutuhan piranti kompor. Baterai dalam Gas Selain itu, kompor gas dengan sistem pengapian otomatis skema pemantiknya juga dapat bekerja menggunakan daya dari baterai lho. Baterai kini banyak ditemukan dalam kompor portable atau kompor tanam untuk menggantikan fungsi aliran listrik dari steker atau stop kontak. Sebab, baterai mempunyai aliran listrik. Apalagi, baterai juga praktis. Karena, bisa diganti atau diisi ulang juga tanpa sambungan kabel listrik. Teknologi kompor dengan pemantik yang bekerja menggunakan daya baterai tentu menjadi penawaran menarik bukan. Dari uraian tersebut bisa Anda ketahui, jika ternyata skema Pemantik kompor gas model pengapian otomatis bekerja secara otomatis menggunakan listrik untuk memantik atau menyulut api agar kompor menyala. Teknik ini memanfaatkan pemantik elektronik yang menyatu dengan sistem pengapian. Bila Anda menekan knop kompor gas dan tombol pemantik api, maka itu bisa menimbulkan percikan listrik untuk menyalakan gas di kompor. Skema ini digunakan juga untuk menyalakan pemantik yang menggunakan one hand ignition seperti kompor gas modena. Anda hanya perlu menekan tombol pemantik api menggunakan satu tangan dengan tangan lainnya memutar knop kompor ke arah jarum jam yang berlawanan hingga ke posisi tanda pengaturan api besar. Selanjutnya, yang harus Anda perhatikan ketika api di tungku kompor sudah nyala, jangan lepaskan tangan Anda yang masih berada di kenop atau panel kontrol. Pertahankan posisi tangan agar tetap menekan Kenop selama rentang waktu kurang lebih 5 – 10 detik saja. Sebab, bBila Anda melepas tekanan pada Kenop sebelum waktu yang ditentukan tersebut, nyala api di tungku kompor akan padam secara tiba-tiba. Kelebihan Menggunakan Skema Pemantik Kompor Gas Elektrik! Menyalakan kompor gas jadi lebih mudah, semudah menekan tombol on dan perlu khawatir jika pemantik bermasalah Anda hanya perlu mengganti busi pemantik, kabel atau sirkuit listrik, baterai, hingga menyesuaikan tegangan listrik yang dibutuhkan oleh kompor gas otomatis dengan jaringan listrik supaya pemantik berfungsi lebih ekonomis karena tak perlu stok korek api hanya untuk menyulut api hemat gas karena api langsung menyala tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyalakan api di tungku aman. Sebab, dilengkapi sistem pengaman untuk menghindari masalah kebocoran gas. Memilih kompor dengan skema pemantik manual atau auto ignition tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kesimpulan Skema pemantik elektrik kompor gas ini bisa membantu Anda memilih antara kompor gas dengan pemantik yang bekerja manual atau yang otomatis. Sebab sebelum Anda membeli kompor gas, ada baiknya Anda mencari tahu semua tentang berbagai komponen kompor gas, sistem pengapiannya, serta petunjuk cara merawat dan berbagai tindakan yang direkomendasikan bila terjadi masalah pada kompor. Hal tersebut sangat penting Anda lakukan supaya Anda tak salah pilih. Mengingat Anda juga butuh berhemat dan menjaga komponen kompor tetap awet meski digunakan setiap hari.
Unduh PDF Unduh PDF Kompor gas memiliki kelebihan, yaitu cepat panas dan pengaturan suhunya sederhana. Anda mungkin merasa sedikit bingung saat mengoperasikannya untuk pertama kali, kalau memang belum pernah melakukannya. Namun, setelah tahu, menggunakan dan merawat kompor gas ini sama mudahnya seperti kompor listrik. Selama Anda merawat kompor dan melakukan tindakan pengamanan saat memasak, Anda pasti bisa menggunakannya dengan mudah. 1 Periksa keamanan diri sebelum menyalakan kompor gas. Untuk mencegah kebakaran saat menggunakan kompor gas, gulung lengan baju sampai ke atas siku dan ikat rambut panjang dengan karet. Kalau Anda memakai perhiasan, bukalah sebelum menyalakan kompor.[1] Kalau Anda mengenakan alas kaki, pastikan solnya tidak licin untuk mencegah kecelakaan saat memasak. 2 Putar kenop pada kompor untuk menyalakan api. Sebagian besar kompor dilengkapi dengan kenop untuk menyalakan alat pembakar. Biasanya Anda bisa mengatur api ke “Low” rendah, “Medium” sedang, dan “High” tinggi, tergantung penggunaannya. Putar kenop dan tunggu sampai alat pembakar menyala, kemudian sesuaikan ke tingkat panas yang Anda butuhkan. Dalam beberapa kasus, api bisa saja tidak langsung menyala. Hal ini umum terjadi pada kompor yang sudah tua. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Coba saja lagi dengan memutar kenop sampai alat pembakar menyala. 3 Bersihkan lubang pembakaran dan pemantik jika api tidak langsung menyala. Kalau alat pembakar tersumbat dengan sisa makanan, kompor bisa jadi tidak langsung menyala. Bersihkan alat pembakar dan pemantik dengan sikat gigi yang kaku tanpa air maupun larutan pembersih untuk menghilangkan minyak atau remah makanan.[2] Gunakan jarum untuk mencungkil sisa makanan dari tempat-tempat yang sulit dijangkau, seperti lubang pembakaran. Hubungi tukang reparasi jika kompor masih juga tidak menyala meski telah dibersihkan. Mungkin pemantiknya rusak dan perlu diganti. 4 Sebagai alternatif, nyalakan kompor gas secara manual. Kalau pemantiknya rusak, sebagian besar kompor gas masih bisa dinyalakan dengan korek api atau geretan. Putar kenop ke Medium, kemudian nyalakan korek api atau geretan. Pegang korek atau geretan mendekati bagian tengah alat pembakar, tunggu 3-5 detik sampai alat pembakar menyala. Tarik tangan Anda secepatnya agar tidak terbakar.[3] Untuk pilihan teraman, gunakan geretan bergagang panjang. Geretan bergagang panjang bisa dibeli di toko perangkat keras. Kalau Anda belum pernah menyalakan kompor gas sebelumnya atau belum pernah melihat orang lain melakukannya, sebaiknya Anda tidak melakukannya sendiri. Menyalakan kompor gas secara manual bisa berbahaya kalau Anda belum pernah melakukan ini sama sekali. Iklan 1 Periksa api pemicu jika kompor Anda adalah model lama. Sebagian besar kompor lama dilengkapi dengan api pemicu yang akan tetap menyala sekalipun kompor dimatikan. Periksa spesifikasi merek dan model kompor di internet untuk mengetahui apakah kompor Anda memiliki alat ini. Untuk model seperti ini, angkat dudukan pembakaran dan buka panel kompor. Api pemicu adalah api kecil yang terletak tepat di bawah panel kompor. Kalau api pemicu padam dan Anda mencium bau belerang, tinggalkan rumah dan hubungi layanan darurat karena kemungkinan besar kompor mengalami kebocoran gas.[4] 2Jangan meninggalkan kompor yang menyala. Saat memasak dengan kompor gas, jangan pernah meninggalkan ruangan. Kebakaran bisa terjadi dalam hitungan detik kalau masakan tidak diawasi. Anda juga harus terus mengawasi alat pembakar.[5] 3 Gunakan kompor gas hanya untuk memasak. Kompor gas khusus dibuat untuk memasak makanan saja. Jangan pernah menggunakan kompor sebagai penghangat ruangan karena membiarkan kompor menyala terlalu lama akan meningkatkan kemungkinan kebocoran gas.[6] Kalau Anda memiliki oven gas, alat ini juga tidak boleh digunakan sebagai penghangat ruangan. 4 Perhatikan suara mendesis atau bau gas alam. Kalau Anda mencium bau belerang seperti telur busuk atau mendengar bunyi mendesis dari kompor, segera keluar dari rumah dan hubungi layanan darurat. Kompor mungkin mengalami kebocoran gas dan ini berbahaya jika tidak segera diperbaiki.[7] Jangan menyalakan korek api, menggunakan senter, atau menyalakan dan mematikan stopkontak listrik jika Anda menduga ada gas bocor. 5 Siapkan tabung pemadam api di dapur untuk situasi darurat. Simpan tabung pemadam api di kabinet dekat kompor gas untuk berjaga-jaga jika terjadi kebakaran minyak. Simpan pula soda kue di kabinet yang sama. Menuangkan soda kue ke api bisa memadamkan kebakaran minyak kecil.[8] Jangan pernah menyiramkan air ke kebakaran minyak. Kebakaran minyak akan menyala dan malah menyebar jika terkena air. 6Jangan meletakkan bahan yang mudah terbakar di dekat kompor. Barang-barang yang mudah terbakar, seperti kain lap atau gorden yang digantung dengan rendah, bisa mengakibatkan kecelakaan jika diletakkan terlalu dekat dengan kompor. Jauhkan bahan yang mudah terbakar dari kompor dan jangan menggunakan barang berapi seperti rokok saat memasak. 7Matikan kompor setiap selesai digunakan. Untuk mencegah kebakaran, jangan lupa untuk memutar balik kenop kompor ke posisi “Off” setelah digunakan. Kalau Anda sering lupa mematikan kompor, letakkan catatan pengingat di kulkas atau di kabinet dekat kompor supaya ingat. Iklan 1 Angkat dudukan pembakaran dan bersihkan secara terpisah. Angkat dudukan pembakaran dari kompor dan letakkan di wastafel. Isilah wastafel dengan air panas dan sabun. Rendam dudukan pembakaran selama beberapa menit, kemudian bersihkan dengan spons atau sabut basah.[9] Rendam pula tutup pembakaran di dalam air dan cuci dengan air panas dan sabun. 2Bersihkan sisa makanan dari permukaan kompor dengan lap kering. Setelah seluruh remah makanan dibuang, semprot permukaan kompor dengan botol berisi satu bagian air dan satu bagian cuka. Diamkan selama beberapa menit, kemudian seka dengan spons atau sabut basah.[10] 3Pasang kembali dudukan dan tutup pembakaran. Setelah mengelap serpihan makanan dan noda dari permukaan kompor, keringkan dudukan dan tutup pembakaran. Pasang kembali ke tempatnya agar kompor siap digunakan lagi.[11] 4Bersihkan kenop dan panel belakang kompor jika perlu. Seka kenop dan panel belakang kompor dengan lap basah untuk membersihkan debu atau noda kecil. Kalau ada sisa makanan yang lebih besar, semprot saja dengan campuran air dan cuka dan diamkan selama beberapa menit sebelum dilap.[12] Iklan Sebisa mungkin, gunakan pembakar yang berada di belakang alih-alih di depan agar wajan tidak tersenggol ke tepi kompor.[13] Periksa alarm asap Anda, kalau ada, dan pasang detektor karbon monoksida agar Anda bisa menggunakan kompor gas dengan aman. Untuk menjaga agar kompor selalu berada dalam kondisi terbaik, bersihkan setidaknya 1-2 kali sebulan. Iklan Peringatan Jangan pernah mengabaikan bau gas yang datang dari kompor. Kalau Anda mencium bau gas alam, tinggalkan rumah dan segera hubungi layanan darurat. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?